SUZUKI

0813 3131 3339 (WA)
0877 8631 3339

BBM: 54FC6826

Berita

KEUNGGULAN SUZUKI SCROSS

Suzuki SX4 dikaim sebagai perintis di dunia crossover modern Tanah Air dan pernah berjaya di Indonesia kala pertama kalinya diimpor langsung dari Jepang pada tahun 2007. Selang hampir 10 tahun berlalu, Suzuki SX4 kembali menginvasi Indonesia dengan generasi terbarunya yang mendapat kode nama baru, yakni S-Cross, dan sedikit mengubah segmen.


Apakah Suzuki SX4 S-Cross akan mampu merebut tahta atau sekedar mengusik para pemain di segmen mini atau compact SUV yang hingga kini masih eksis dan ramai? Kami sajikan komparasi berdasarkan data brosur dan spesifikasi pabrikan dan mengintip seperti apa kesiapan Suzuki SX4 S-Cross dalam menghadapi Honda HR-V dan Chevrolet Trax.


Langkah pertama Suzuki untuk menghadapi para kompetitor dalam pertarungan di segmen ini adalah kembali menarik hati dan mencuri perhatian masyarakat dengan memberi label harga yang sangat kompetitif.


Di antara lawan-lawannya, Suzuki SX4 S-Cross diberi banderol yang lebih murah, sekitar Rp 259 Juta (OTR Jabodetabek), untuk tipe dengan transmisi otomatis. Sementara Honda HR-V 1.5L E CVT ditawarkan dengan harga Rp 299 Juta, dan Chevrolet Trax LTZ yang belum lama ini mengaspal dibanderol harga Rp 296 Juta.


Desain


dimensi eksterior


Berbicara desain memang akan berujung pada subjektivitas, bergantung pada selera. Namun tak ada salahnya menilai secara lebih general. Melihat penampilan luarnya secara keseluruhan, kami rasa banyak suara yang akan menjatuhkan pilihan pada Honda HR-V, dengan ciri khas pahatan dinamis dan sosoknya yang menyerupai sebuah coupe.


Trax masih menjunjung tinggi nilai sebuah SUV, dengan lekukan bodinya memberi efek kekar dan berotot, hanya saja tampil lebih mini. Bagaimana dengan S-Cross? Sayangnya penampilan S-Cross pun terbilang tidak terlalu menggugah sanubari, walaupun sudah jauh lebih modern daripada generasi terdahulunya.


Beruntung, pihak manufaktur menyematkan beragam aksesoris dan aksen pada penampilan S-Cross, seperti aksen chrome di sejumlah eksterior, skid plate depan, samping, dan belakang, serta aksen hitam pada sekujur bodi bagian bawah, yang menjadikannya terlihat lebih tampak tangguh.


Sudah sewajarnya ketika menyandang titel SUV harus diikuti dengan ground clearance yang memadai untuk menunjang pengendaraan di medan tak ramah atau melewati genangan air di musim hujan. Di sektor ini, S-Cross menjadi yang terakhir dengan bekal ground clearance 180 mm, sementara HR-V berada di angka 185 mm dan Trax unggul tipis dari S-Cross dengan 181 mm. Ketiganya ternyata menggunakan ukuran roda yang berbeda, S-Cross menggunakan ring 16 inci, HR-V dengan ring 17 inci, dan Trax dengan ukuran terbesar, yakni 18 inci.


Sama-sama memiliki daya angkut 5-penumpang, namun ketiganya menawarkan daya muat bagasi yang berbeda. S-Cross sebagai penantang telah dibekali bagasi dengan spasi yang diklaim berdaya muat total 430 liter, mengungguli HR-V yang hanya memiliki kapasitas 404 liter. Sementara Trax boleh berbangga hati karena volume bagasi nya mencapai 529 liter.


Kedua rivalnya memiliki bekal dimensi yang hampir serupa, S-Cross menampilkan angka 4,300 mm untuk dimensi panjang, HR-V dengan 4,295 mm dan Trax 4,248 mm. Jarak sumbu roda pun berbeda-beda, namun masih layak untuk saling diadu, dengan jarak sumbu roda S-Cross berada di angka 2,600 mm, HR-V 2,610mm, dan Trax pada 2,555 mm.


Fitur


komparasi interior compact suv


Kelengkapan fitur cukup beragam pada masing-masing mobil, dan rata-rata sudah memenuhi standar wajib yang harus hadir di rentang harga yang mereka tawarkan. Suzuki SX4 S-Cross boleh saja merupakan yang termurah. Namun beragam fitur pendukung, baik untuk kenyamanan, hiburan, dan keselamatan, tak luput dari perhatian.


Bagi pengemudi, Keyless entry dan tombol Start/Stop menjamin kemudahan akses, dan ketersediaan Auto Headlamp, Auto Rain sensor serta sensor parkir belakang juga menjadi nilai lebih S-Cross. Sedangkan Trax yang masih menggunakan anak kunci untuk menyalakan mesin, diuntungkan dengan hadirnya kamera mundur selain dari sensor parkir belakang. HR-V cukup miris karena tidak dibekali kamera mundur maupun sensor parkir belakang sebagai fitur standarnya.


Ketiganya menawarkan pengaturan posisi kemudi yang lengkap, dengan tilt & telescopic, dan tersedia tombol untuk mengaktifkan fitur cruise control maupun kendali audio pada palang kemudi. Di balik lingkar kemudi S-Cross (bertransmisi otomatis) dan HR-V telah tersemat paddle-shift untuk kenikmatan dan kemudahan pengemudian. Sayang, Trax belum dilengkapi dengan paddle-shift dan pemindahan manual transmisi dilakukan dengan tombol pada tuas transmisi.


Bagian interior ketiganya didominasi warna hitam serta dengan material bangun yang mumpuni. Klaim kenyamanan dan kelapangan memang harus dibuktikan saat pengujian lebih intim sehingga kami tidak paparkan di sini. Yang pasti desain kabin HR-V yang menawarkan layout dashboard bak mobil premium Eropa menjadi daya tarik tersendiri dan S-Cross maupun Trax juga menggunakan desain yang cukup modern. S-Cross bermain dengan aksen-aksen silver menghiasi beberapa bagian kabin, sementara Trax menggunakan material aksen kulit serta aksen silver yang tampak premium.


Meter cluster pada S-Cross cukup sederhana dengan dua counter analog dan MID digital di tengahnya. HR-V menganut dua penunjuk analog dan MID di sebelah kanan, dan Trax tampil sederhana dengan rev-counter analog serta speedometer dan display informasi berpadu dalam satu kolom digital.


Dukungan hiburan termasuk seimbang antara ketiga mobil, dan masing-masing telah dijejali dengan pusat hiburan yang telah mendukung sistem audio memadai dan penampang layar besar, dengan S-Cross menggunakan layar sentuh 7 inci, HR-V 6,1 inci, Trax 7 inci dengan sistem MyLink. Soal konektivitas dan kemudahan aksesnya  terbilang standar.


Lain halnya dengan fitur pendukung keselamatan, dimana Trax lebih lengkap berkat 6 titik airbag pada kabin, sementara S-Cross dan HR-V hanya menyediakan dua airbag untuk baris pertama saja. Selain itu, Trax juga menyediakan fitur stability control, traction control, hill start assist, dan hill descent control. Salah satu fitur unggulan lainnya dari kabin Chevrolet Trax yang tidak ditemui pada HR-V dan S-Cross adalah sunroof elektrik.


Performa


Spesifikasi compact SUV


Suzuki SX4 S-Cross menggunakan mesin M15A VVT 1,5 liter andalan Suzuki yang pernah digunakan pada Swift Sport, Aerio, dan Baleno, yang pada zamannya diklaim kaya akan performa. Jantung mekanis tersebut kemudian menghasilkan tenaga maksimum 109 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 138 Nm pada 4.400 rpm yang didistribusikan oleh transmisi otomatis 6-speed.


Sementara Honda HR-V disokong mesin multiplatform seperti yang digunakan oleh banyak saudaranya, yakni mesin 1,5 liter SOHC dengan tenaga maksimum 120 PS pada 6.600 rpm dan semburan torsinya 145 Nm pada 4.600 rpm. Selain memiliki tenaga lebih besar dari S-Cross, HR-V juga diunggulkan berkat transmisi CVT yang tersohor lebih halus dan diklaim lebih efisien.


Chevrolet Trax merupakan yang paling beda di sini karena menggendong mesin Ecotec 1,4 liter yang didukung turbocharger. Daya maksimumnya mencapai 140 PS pada rentang 4.900 - 6.000 rpm dan torsi puncak 200 Nm tersedia pada 1.850 - 4.900 rpm. Sedikit tidak adil karena Trax menggunakan mesin turbo? Kami rasa tidak. Silakan kembali liat harga jual yang ditawarkan. Padanan transmisinya sendiri menggunakan otomatis 6-speed lengkap dengan tiptronic.


Kesimpulan


spesifikasi


Diatas kertas, hadirnya kembali Suzuki SX4 dengan S-Cross kami rasa dapat mengusik pasar compact SUV tanah air. Selain dari nama besarnya yang pernah berjaya dan sejumlah masyarakat yang masih menaruh harapan besar pada Suzuki, bekal performa dan fitur yang terbilang cukup serta banderol harga yang relatif lebih murah dibanding para kompetitornya dapat menjadikan S-Cross sebagai pilihan value for money yang baik.


Apalagi kalau Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek Suzuki di Indonesia dapat menghadirkannya dalam versi impor CKD, dimana saat ini S-Cross masih merupakan CBU dari India, yang mungkin bisa menekan lebih harga jual Suzuki SX4 S-Cross di Indonesia. Nantikan komparasi langsung mobil-mobil ini di oto.com.